Festival Bunga Tulip di Everland, Korea

Kalau ke Korea di musim semi, Everland bisa jadi destinasi yang kudu dimasukkin ke list perjalanan. Romantis, lho. Karena bertepatan dengan Everland Tulip Festival (에버랜드 튤립축제) yang berlangsung pada pertengahan bulan Maret-akhir April setiap tahunnya. Menurut info yang dilansir dari https://worldloveflowers.com/events/everland-tulip-festival-2019/ ada lebih dari 1.2 juta bunga tulip berwarna-warni yang bermekaran di 100 tempat yang berbeda di Everland. Kebayang suasana cantiknya 😻😍🌷💐.

Everland adalah sebuah taman bermain yang sangat terkenal di Korea Selatan. Jadi, sambil menikmati wahana permainan kita juga disuguhkan pemandangan yang super cantik dari bunga-bunga tulip yang sedang mekar. Eh, ga cuma bunga tulip, lho. Ada banyak bunga cantik lainnya yang juga menemani keindahan Everland di musim semi. Kalau liat foto-foto orang yang sudah berkunjung ke Everland Tulip Festival, jadi ingin ke sana pas musim semi dan ga mau pulang. Huhuhu.

Cantik banget kan pemandangannya. So, take your passport and ready to go~ Aku sih yes banget ke Everland di musim semi 😻🌷

Pic credit to instagram account : @seoulplanet

Keselamatan Lalu Lintas Pengendara Sepeda Motor. Jangan Lupa Pakai Helm

Tingginya pembelian sepeda motor di JADETABEK ternyata memiliki dampak tersendiri kepada pengguna sepeda motor dan pengguna jalan secara keseluruhan. Salah satu akibat dari tingginya angka kepemilikan sepeda motor adalah kemacetan jalan. Selain kemacetan jalan, para pengguna sepeda motor terbukti paling banyak melakukan pelanggaran lalu lintas di jalan, seperti diambil dari artikel kompas.com pada 1 Januari 2017 dengan judul “Catatan Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta pada 2016” disebutkan bahwa dari total 1.181.543 pelanggaran lalu lintas yang tercatat, sebanyak 757.764 atau sebesar 64% nya adalah pelanggaran yang dilakukan sepeda motor.

Tingginya jumlah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh sepeda motor pun terefleksi juga dalam jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor. Dilansir dari artikel viva.co.id tanggal 24 September 2017 dengan judul “Angka Kecelakaan di Jalan Raya, Sepeda Motor Tertinggi” jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor pada tahun 2016 adalah 135.883 kejadian. Masih dari data Kementerian Perhubungan, sebanyak 61 persen dari total kecelakaan adalah dari faktor kelalaian manusia, dan untuk motor kelalaiannya adalah tidak menggunakan helm saat berkendara motor.

Efek dari besarnya angka kecelakaan sepeda motor ini menurut saya harus menjadi perhatian bagi para produsen sepeda motor di JADETABEK, sehingga menurut saya, mereka harus membuat sebuah kampanye yang fokus pada Keselamatan Lalu Lintas. Terutama pentingnya penggunaan helm.

Target kunci yang diutamakan dalam program kampanye di blog ini adalah para pemuda-pemudi  yang berusia 17-25 tahun. Anak muda dengan umur itu adalah mereka yang telah secara hukum dapat diterima untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga mereka masih memiliki euphoriauntuk mengendarai motor tanpa memikirkan keselamatan yang ada. Oleh karena itu, diperlukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran hingga keinginan untuk merubah perilaku dalam berkendara motor tersebut.

Mari kita lihat beberapa kegunaan, manfaat, kebaikan atau fungsi dari helm bagi pengendara sepeda motor di jalan raya :

  1. Melindungi Kepala dari Benturan Saat Kecelakaan

Untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan saat terjadi kecelakaan sepeda motor, jangan lupa selalu menggunakan helm. Baik untuk perjalanan jauh atau dekat. Gunakan helm yang memiliki sertifikasi SNI asli agar lebih terjamin kualitas proteksinya. Pilih helm yang ukurannya sesuai dengan kepala kita, rasanya nyaman dipakai dan ada pelindung dagu agar tidak luka/besot saat terjatuh dari motor, terutama helm yang half face.

  1. Melindungi Mata dari Angin, Debu dan Kotoran serta Benda Keras Lainnya

Pilih helm yang menggunakan kaca pelindung. Utamakan kenyamanan dalam berkendara. Banyak ketidaknyamanan yang bisa berujung pada kecelakaan jika berkendara sepeda motor tanpa helm yang ada kaca pelindungnya, yaitu seperti :

  • Mata kelilipan debu dan kotoran sehingga sulit melihat dengan jelas
  • Kepala bisa cedera jika terkena timpukan atau jatuhan benda keras
  • Angin yang kencang bisa menyebabkan penyakit bell’s palsy yang berbahaya
  • Dapat merusak paru-paru jika terus-menerus menghirup udara yang bergerak cepat
  • Wajah, leher dan rambut akan kotor dan terlihat berantakan sesampainya di tempat tujuan dan masih banyak lagi dampak buruk negatif lainnya, sehingga akan jauh lebih baik bagi kita untuk selalu mengenakan helm standar yang berkualitas demi kebaikan kita bersama.
  1. Melindungi Kepala dari Panasnya Terik Matahari

Sengatan sinar matahari yang terus-menerus mengenai kulit kita dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh kita. Kulit kita bisa terkena kanker kulit yang sangat berbahaya. Belum lagi kulit bisa terbakar oleh sinar matahari sehingga akan terasa tidak nyaman. Selain itu kulit kita pun akan berubah menjadi lebih gelap/hitam sehingga akan mengurangi keindahan penampilan kita di depan orang lain.

  1. Melindungi Kepala dari Basah Air Hujan

Saat hujan turun, helm akan sangat membantu kita untuk membuat kepala, wajah dan rambut kita tetap kering tidak kehujanan. Kombinasi setelan mantel hujan, sepatu bot dan helm cukup untuk menaklukkan hujan ketika berkendara dengan sepeda motor. Bagi sebagian orang, daerah kepala harus tetap kering agar tidak jatuh sakit, sehingga akan sangat terbantu sekali oleh helm ketika hujan jatuh secara mendadak di tengah jalan. Jika menggunakan helm tidak standar seperti helm cetok / helm proyek, maka kemungkinan untuk basah pada bagian kepala sangat besar.

  1. Membuat Penampilan Menjadi Lebih Baik (Estetika)

Helm bisa menunjukkan serta meningkatkan status sosial / kelas sosial seseorang. Ada banyak orang yang ekonominya menengah ke bawah menjadi terlihat berasal dari kalangan elit dengan sepeda motor keren dan kelengkapan berkendara yang keren pula termasuk helmnya. Tanpa helm yang bagus dan bersih, maka rasa percaya diri seseorang bisa turun. Helm yang keren beserta pakaian biker keren lainnya bisa menipu orang lain yang melihatnya, karena seseorang yang biasa-biasa saja bisa berubah menjadi sangat keren.

  1. Mencegah Tilang Polisi Lalu Lintas

Sudah menjadi peraturan yang wajib diketahui bersama bahwa setiap pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm standar nasional SNI agar tidak ditilang polisi di jalan raya. Dengan memakai helm yang sesuai dengan anjuran pemerintah baik untuk pengemudi sepeda motor maupun penumpang yang dibonceng, maka polisi tidak akan menilang kita untuk masalah helm. Selain helm pun kita juga wajib mentaati peraturan berlalulintas yang baik agar aman dari tilangan polisi yang hanya akan menyusahkan diri kita saja.

Pesan yang ingin saya sampaikan melalui blog ini adalah pentingnya penggunaan helm saat berkendara motor. Pesan ini kemudian diharapkan akan berkembang menjadi pengurangan angka kecelakaan yang terjadi saat berkendara motor di Indonesia. Semoga melalui program kampanye ini, pengendara motor usia muda di Indonesia dapat menghindari kecelakaan saat berkendara.

Mari jadi pengendara motor yang pintar dan ingat selalu keselamatan lalu lintas 🙂

Screen Shot 2019-03-10 at 11.01.52

Yang Ini Jangan Ditiru Ya, Gaes.Walau Dibonceng, Jangan Lupa Tetap Menggunakan Helm. Selain Untuk Keselamatan, Ga Enak Lho Ditilang Pak Polisi 😀

 

screen-shot-2019-03-10-at-11.02.30.png

Nah… Jangan Lupa Pakai Helm Sampai Bunyi “Klik” 

 

Source :

http://ptprimatama.co.id/manfaat-helm-bagi-pengendara-motor/

Akun Twitter : @TMCPoldaMetro

Korea Travel Fair 2019

Buat yang mau jalan-jalan ke Korea 🇰🇷 tapi masih mikir, siap-siap dateng ke Korea Travel Fair 2019 yang digelar KTOJakarta di Central Park Mall tanggal 15-17 Maret 2019. Didukung Bank Mandiri, di event ini bakal banyak penawaran khusus, cashback & aktivasi seru. Serta dengerin talkshow dari WKS yang sudah punya banyak cerita tentang trip ke Korea 😊 #AkuDanKorea #KeKoreaAja

see you, there 💓

SKY Campus Tour in the Spring Day

Kalau dikasi kesempatan ke Korea lagi di musim semi, aku sih akan melakukan CAMPUS TOUR. Ada 3 universitas yang mau aku kunjungin. Yup, aku mau banget ke SKY. Apa sih SKY itu? SKY sendiri merupakan akronim dari tiga nama universitas paling favorit, bisa dibilang yang terbaik di sana yaitu Seoul-Korea-Yonsei.

Sebenernya tahun lalu aku ingin banget ke SKY tapi ternyata belum sempat juga ke sana. Kalau nonton SKY Castle pasti paham lah ya kenapa orangtua di Korea sangat berambisi supaya anaknya bisa masuk Seoul National University. Katanya sih ya, lulusan SKY dijamin akan mudah mendapatkan pekerjaan yang baik, tapi ga tau juga ya. Aku kan bukan lulusan SKY. Hehehe.

SKY memiliki fasilitas yang sangat bagus dan terbaik untuk menunjang kegiatan belajar mahasiswanya.

Nah, kenapa aku maunya musim semi ke sana? Karena… aku suka warna pink dari bunga-bunga yang bermekaran, dan warna-warna lainnya 🌸🌸🌸 ditambah lagi bangunan kampus yang bentuknya klasik membuat pemandangannya jadi makin indah~ ga sabar mau campus tour di musim semi.

.

Kalau mau liat pemandangan di musim lainnya di Seoul National University bisa cek akun IGnya temen aku, dia baru aja lulus master di SNU, congraaatsss Masternim 😝, @nduk_phiena, beberapa foto aku ambil dari akun IG dia. Makasiiiii, Finaaa udah ijinin aku pake foto kamu 🌸

.

Cr Instagram : @yonsei_global @seoul.national.university

Spring in Korea 🌸

우리 다시 만나
봄바람이 지나가면
환하게 웃을게
봄바람이 지나가면~

Let’s meet again

When the spring breeze passes

I will smile brightly

When the spring breeze passes

• 봄바람 (spring breeze) – Wanna One•

Penggalan lagu dari Wanna One, yang menunjukkan bahwa musim semi adalah waktu yang menyenangkan untuk kita bertemu lagi.

Ya, musim semi adalah musim kesukaan aku saat berkunjung ke Korea. Banyak bunga yang ga ada di Indonesia bisa kita lihat bermekaran di sana. Warna warni, deh, kalo ke sana pas musim semi. Aku paling suka anginnya sih. Sejuk, kaya di depan kulkas hehehe. Tapi jangan lupa tetep bawa pelembab muka, karena bikin kulit kering juga.

Aku mau cerita tentang pengalaman musim semi saat mengunjungi daerah Gunpo di Korea. Kebetulan bunga azalea sedang bermekaran di sana. ASLI! BAGUS BANGET 😭😭 aku sampe gamau pulang saking bagus banget pemandangannya.

Warna pink dan hijau di mana-mana, jadi ini kayak bukit gitu. Dari atas sampai bawah, ya isinya kebun bunga azalea ini.

Aku ke sini sekitar awal bulan Mei. Jadi katanya emang pas lagi cakep-cakepnya bunga azalea mekar.

Gimana caranya ke Gunpo? Kalo naik subway, turun di Stasiun Surisan (Seoul Subway Line 4), Exit 3. Keluar dari Stasiun Surisan jalan kaki aja, ga jauh… kira-kira 400m. Bahkan dari jauh aja sudah terlihat bukit warna-warninya. 😍 sebagai penyuka warna pink, aku rekomendasiin banget deh ke Gunpo ini pas spring.

Di sekitar bukit itu, ga cuma azalea aja. Ya, karena lagi musim semi. Banyak bunga lain yang bermekaran. Dan, ga kalah indah… aku ga bisa move on kalo ceritain musim semi di Korea. Ya, karena bagus banget 🌸🌸🌸😍😍😍

Kalau dikasi pertanyaan~ apakah kamu mau balik lagi ke Korea pas spring? Aku ga mikir akan langsung jawab “MAUUU BANGEEEEEETTT” hehehee… karena ga akan nyesel deh.

 

Sedikit Cerita Tentang Pengalaman Hidup. Menjadi Asdos di Vokasi UI.

Salah satu kesempatan terbaik dalam hidup adalah bisa jadi asdos atau astek di almamater sendiri, semester kemaren seru banget ngajar di kelas ini. Mengajar di kelas yang beda umur mahasiswanya (lumayan) jauh memang ada tantangannya tersendiri. Harus bisa pintar-pintar mengikuti trend dan pola pikir yang tentu saja berbeda. Tapi, semuanya Alhamdulillah lancar~ terima kasih untuk mahasiswa kelasku yang sangat menyenangkan. Semester ini skip ngasdos demi jiwa raga yang lebih mantap lagi #JalanTerus #LatePostBanget #UniversitasIndonesia #asdoslife

Review sabun mandi Biore Relaxing Aromatic

Perdana review di wordpress. Hahaha…

Gue mau review sabun mandi yang udah hampir sebulan ini gue pake~

BIORE RELAXING AROMATIC

Gue sangat picky dalam memilih sabun mandi, yang pasti akan gue beli adalah sabun dengan aroma yang gue suka. Ga peduli ada kandungan moisturizer lah, vitamin e lah, collagen lah. Pokoknya gue cuma milih sabun mandi yang wanginya gue suka. Karena me time gue yang paling menyenangkan adalah ketika mandi. Bisa galau galauan, bisa merenung, bisa mikirin masa depan, dan khayalan babu lainnya. Hahaha. Mangkanya aroma sabun penting banget buat gue.

Sabun Biore keluaran KAO ini gue dapet ketika gue opname di RSCM Kencana. Yaaa, gue seminggu dirawat di sana karena operasi *akan gue bikin blog tentang operasi gue ini*. Jadi, kalo dirawat di RSCM Kencana akan dapet hampers yang salah satu isinya sabun ini. Alhamdulillah, gratis.

Pertama make, wiiiiiii…. gue sukaaa banget wanginya. Bener-bener bikin relax 😍 wangi lavender sama melatinya bikin kalem dan ga pusing. Busanya halus dan banyak. Sampe kelar andukan, wanginya masih nempel lho~ aaah, cinta sekali akuuu.

Harganya ternyata ga mahal… ini hasil pencarian di google.

Gue akan beli lagi sih ini buat stok di kantor juga.

Rate 4.12/5

Love what you like. Part 3

Yeay~

Sampai babak ini pun, topik yang akan gue bagi masi seputar Korea. HAHAHA. Dan, mungkin akan lebih sering muncul untuk seterusnya :p

Lulus S1 dan mendapatkan kerja. Bahkan di tempat kerja, gue dipanggil “Anyong”. Karena ya pada tau, gue suka sama Korea… “Nyong, Nyong” bukan monyong ya.

Ya, gue masih fangirling dan spazzing sampai saat gue nulis blog ini. Semua karena WANNA ONE. Ga bisa berenti dooong. Tapi gue masih suka kok sama BIGBANG, SuJu, dan SHINee. Mereka mah tetap yang termuah di hati~

Masuk kerja di dunia entertainment memberikan banyak peluang untuk bertemu dengan orang-orang yang bergelut di dunia yang sama bahkan dari negara yang berbeda. Jadi, pernah pada suatu ketika. Bos talent gue meeting sama orang Korea. Ternyata dia meeting sama agen artis Korea gitu. Gue diajak meeting dong tentang K-pop idol yang potensial untuk didatengin ke Indonesia tuh siapa aja? terus biasanya konsernya di mana? harga tiketnya berapa? Yang bikin gue bangga. Si ahjussi itu terlihat kaget karena gue tau nama-nama artis Korea dibanding dia sendiri. Akibat meeting gue dengan ahjussi itu, gue sampe meeting di Korea dong :)) jadi, gue kebetulan emang lagi di Seoul. Terus kasih tau dia. Dijemput lah gue untuk bertemu dengan teman-teman kerjanya dia, yang reaksinya juga sama kayak waktu ahjussi ketemu gue. Pengetahuan gue tentang Korea, khususnya K-pop cukup luas. Artis ini agency-nya ini. Artis ini nama fandomnya ini, udah berapa kali ke Jakarta. Master di bidang K-pop lah. HAHAHAHA. Gue masih bisa jawab karena seputar generasi 2 K-pop kalo udah generasi 3, gue bukan ahlinya.

Itu salah satu sisi positifnya cinta sama yang lo suka, ketika ketemu lawan bicara yang membutuhkan info, lo dengan gamblang dan lancar memberikan apa yang dibutuhkan. Jangan lupa pakai data biar makin valid infonya.

Yang paling baru nih, gue didaulat menjadi  satu dari 100 influencer, online supporter Republic of Korea. Apa sih itu? Sahabat Korea adalah salah satu program Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia untuk membantu mereka menyebarkan informasi tentang event yang akan atau sudah diselenggarakan di sosial media masing-masing Sahabat Korea. Dan juga, setiap bulannya kami menerima tema yang sudah ditentukan untuk dibuat artikel tentang tema tersebut. Ga nyangka sih bisa kepilih jadi Sahabat Korea. Karena ini kan program resmi dari Dubes Korea ya, bangga banget ternyata bisa ikut andil dalam project ini. Udah bulan kedua dari kegiatan ini dan sudah dua tema yang dibagikan. Ga sabar nunggu 10 tema lainnya. Postingan terbaik versi dubes Korea akan direpost di akun IG resmi Dubes Korea. Aku sih belum dapet kesempatan itu. Mungkin nanti ya ><

tumblr_plohz7mIQH1qaoxndo1_500

Twitbon Sahabat Korea

Yang paling paling paling baru dari kehidupan perkoreaan gue adalah… gue dipilih menjadi supporter mereka dari segi tourism. Namanya WOW KOREA SUPPORTER. Ini project dari KTO (Korea Tourism Organization), semacam dinas pariwisata Korea gitu ini juga resmi dari Dubes Korea. Jadi, suatu hari ada pihak KTO ngirim DM ke gue. Gue iyain lah. Hahaha… sayang amat ga diterima, siapa tau ke Korea gratis ya kan.

https://www.visitkorea.or.id << ini websitenya, kalo penasaran KTO itu apa sih. 

Itu lah sekelumit kisah yang sedikit menggambarkan kalau lo suka sama sesuatu ya ikutin aja positifnya. Ga salah kok suka sama sesuatu selama itu bikin kita happy dan ga ngerugiin orang di sekitar kita. Malah jadi ngebantu, kan. Bahkan gue hampir ngedeal sama boygroup Korea dari CUBE ;p cuma waktu itu karena sesuatu dan lain hal jadinya ga nembus deh. Lagi-lagi dapet pengalaman seru karena menyukai yang lo kerjakan. Jadi nambah temen baru dari berbagai kalangan dan negara.

Pesan dari aku, seperti judul blog 3 episode ini~ Love what you like ❤ 

-annyeong-

Love what you like. Part 2

Melanjutkan postingan sebelum ini. Masi tentang dunia perkoreaan hahaha. Apa lagi sih isi kepala gue selain itu sama mikirin kondisi perekonomian Indonesia :p

Ok, menurut gue gerbang lebar yang bikin gue makin suka sama Korea adalah ketika gue kuliah di FIB UI. Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya, Universitas Indonesia. Sebuah fakultas yang isinya ada 15 jurusan, terdiri dari sastra ada 13 kalo ga salah, sejarah, dan arkeologi. Gado gado dah isinya. Rame tapi sangat amat asik untuk belajar dan mencari ilmu di fakultas ini. Gue bersyukur bisa kuliah di sini. Mungkin akan lain ceritanya kalau gue diterima di S1 Komunikasi FISIP UI.

Mau kasih tau aja, kalo jurusan gue itu ga ada kaitannya sama sekali sama Bahasa Korea dan apapun tentang itu. Gue jurusan Sastra Belanda cuy. Tapi banyak yang ngira gue anak Sastra Korea waktu kuliah karena gue dan sahabat gue lebih banyak menghabiskan waktu dengan BIPA Korea dan Jepang. W H Y ?

Jadi, pas kuliah. Gue ga sengaja nonton drama Korea di mana ya channel-nya… lupa gue, judulnya 마지막 춤은 나와 함께Save the Last Dance for Me. Dan, gue udah punya partner koreaan deh di kelas, namanya Nivi. Jaman itu… BBM belum ada, apalagi Whatsapp, LINE, dan Kakao Talk. HAHAHA. Masih SMS cuuyyy… Kocaknya, kalau TV series ini lagi on air. Kita sambil telfonan dong… HAHAHA. Jadi, ya kayak nobar, tapi gue di Depok, Nivi di Condet. Ga ngerti deh berapa tagihan telpon saat itu :)) dan besoknya dibahas lagi dong tentang episode yang kita tonton kemarin. Akibat drama Korea itu, mulai-mulai muncul lagi deh tuh bibit cinta yang telah lama hilang ketika SMA.

Save_the_Last_Dance_for_Me_-_Poster

drama yang bikin gue comeback lagi sama dunia perkoreaan

Di FIB, kebetulan gue juga berteman dengan orang Korea, yang entah bagaimana caranya gue bisa akrab sama mereka. Bahkan, gue sampe nyisihin waktu untuk kasih les tambahan ke BIPA Korea. Yang paling berjasa mengenalkan K-pop ke gue ada namanya Kim Tae-Soo.  Dia yang ngenalin BIGBANG ke gue. YES!! BIGBANG adalah my first crush di K-pop music~ syalalala… VIP tua ya gue…

Karena banyaknya orang Korea di kampus gue, serta beberapa dari mereka juga jadi temen gue maka informasi mengenai Korea mengalir dengan sangat deras. Rasa penasaran gue ke Korea yang dulu ga kejawab perlahan lahan terjawab, karena apa yang gue ingin tau bisa gue tanya langsung ke orang Koreanya langsung.

Dan… ketika kuliah, gue ikutan suatu komunitas namanya Hangugo Dongari. Ya, suatu perkumpulan orang Korea dan Indonesia. Semacam pertukaran budaya jadinya. Orang Korea ngajarin bahasa dan huruf Korea ke kita orang Indonesia dan sebaliknya. Di sini lah, gue jadi bisa baca dan tulis hangeul. Seonsengnim gue namanya Leo.

Di FIB UI, setiap tahunnya ada yang namanya Pasar BIPA. Ya, acaranya BIPA. Di sana BIPA BIPA pada jualan dah tuh, pake Bahasa Indonesia. Pas lagi acara jualan gue kenalan sama BIPA Korea baik hati yang ngasi gue “jimat” uang koin 100 won “Semoga kamu bisa ke Korea ya. Biar bisa dapet banyak uang 100 won seperti ini” hihihihi… Nama BIPA Korea itu, Lee Hana… so cute >< yes… dream came true~

Di tahun ketiga apa kedua gitu ya, lupa. Gue ambil mata kuliah Penulisan Populer. Dan… dosen gue ternyata ada benang merah dengan negara Korea Selatan. Nama beliau Ibnu Wahyudi atau yang akrab dipanggil Mas Iben. Ya, salah satu penyemangat gue dalam memperdalam ilmu perkoreaan ini. Jadi, beliau selama 3 tahun (1997-2000) menjadi dosen tamu di Hankuk University of Foreign Studies, Seoul, Korea Selatan. Sehingga cukup fasih berbahasa Korea. Bersama anaknya beliau menulis buku tentang belajar bahasa Korea dengan mudah. I got that book 😀

CEPAT_DAN_MUDAH_BELAJAR_BAHASA_KOREA

Buku karya Mas Iben dan anaknya, Kim.

Dan… di masa gue kuliah… tante gue (adiknya bokap) nikah sama orang korea HAHAHAHAHA. Alam semesta sangat mendukung ya. Terus punya anak yang lucuuuuuuuuuuu bangeeeeet doooong. Namanya Park Taeyang.

Bertahun-tahun kemudian pertemanan gue dengan orang Korea semakin lebar. Gue bersahabat dengan mereka. Sebenernya ada yang deket, tapi ga bisa kita lanjutkan karena dia ga tega kalau sekolah dia kelar di UI, dia ninggalin gue untuk balik ke negaranya :”) sampai pada suatu waktu, gue liat dia gandengan tangan sama cewe Korea asli dan akhirnya nikah. GPP AKU IKHLASSSSSS NANTI AKU SAMA KANG DANIEL KOK NIKAHNYA. Seenggaknya dia beneran baik, ga mau sama orang lokal yang pasti akan dia tinggalin karena kudu pulkam dianya. SO SWEET BANGET KAMU, MAS MOON! Hahaha…

Ini beberapa foto culun gue sama teman-teman Korea gue waktu di FIB UI.

Yang gue foto berdua itu namanya Yoo Young, dia sangat populer pada saat itu. Karena cakep dan lucu. HAHAHAHA. Kalau inget kejadian sama dia, ga ada yang bener. Koplak-koplak lah. Kayak nonton kartun :))

Di jaman gue kuliah S1 ini, Hallyu wave bener-bener kencang menerpa Indonesia, dan gue yang lemah ini terkena imbasnya. Gue dulu suka banget nonton FAMILY OUTING!! YA LORD. INI ACARA ASLI GILAAAAA BANGET. HAHAHAHA. Dan, gue nonton ini karena ada Daesung BIGBANG. Episode kesukaan gue pas TOP BIGBANG jadi bintang tamu siiih. Jaman-jaman kuliah mendapatkan informasi semakin mudah, karena internet juga semakin cepat, perkembangan sosial media dan alat telekomunikasi juga ga ada hentinya. Indonesia-Korea bukan hambatan lah. Gue pun, pertama nonton konser K-pop ya di jaman kuliah. SUPER SHOW 3. Iyap… gue suka Suju jugaaaa doooong. Kim Heechul myluv dan Kangin adalah biasku ❤

Apalagi ya. Pokoknya masa-masa kuliah S1 gue isinya Belanda dan Korea ajalah itu hahaha… Gila pokoknya. Tapi positifnya gue bener-bener jadi banyak link orang Korea lho. Karena temen BIPA gue juga ada yang masih aktif kontak-kontakan gitu. Pertemanan internesyenel laaaaah.

Di postingan selanjutnya, gue akan kasih bukti bahwa… LOVE WHAT YOU LIKE bener-bener kasih impact yang baik dan positif dalam hidup.

-annyeong-

 

 

Love what you like. Part 1

Gue mau cerita sedikit tentang awal mula gue suka sama sebuah negara di Asia Timur, tempat lahir dan tinggalnya Kang Daniel dan Song Triplets 😆 KOREA SELATAN~ 한국 🇰🇷

Waktu SD kesalahan berulang yang gue lakukan ketika ujian geografi adalah typo nulis nama ibu kota negara ginseng ini, Soeul, Sueol, Seul dll. Pokoknya ga pernah bener, deh! Mangkanya gue kesel kalo pertanyaan “Apa nama ibu kota negara Korea Selatan” dipastikan gue akan salah nulisnya -_-” kalo sekarang~ udah bisa doong SEOUL!!! Hahaha… dan bacanya SO UL, ya. Bukan Seo Ul. Gue juga belajar bacanya pas kuliah, diajarin ama temen gue anak BIPA Korea.

Kecintaan gue bermula ketika duduk di bangku SMP, itu tahun 2003. Di RCTI ada sinetron Korea judulnya Endless Love, hitttsss bangeet laaaah pada saat itu. Ga kelewatan 1 episode pun. Jaman itu belum ada yutub. Jadi kalo ketinggalan ya… mamam dah. Song Hye Kyo sama Won Bin yang main *udah tau weei*. Anak SMP yang taunya cuma Amigos Per Siempre ini dibuat degdegan sama cowo Korea yang namanya WON BIN 😂 first Korean Namja gue adalah DOI. Asli, saat itu belum hits internet. Jadi, kalo mau dapetin poster ya beli tabloid atau majalah… itulah usaha gue buat dapetin poster Won Bin oppa yang sekarang gak tau di mana.

Kinyis bangeeet WonBin. Dan HyeKyo sekarang malah makin muda. Vampire gue rasa dia. Hahaha.

Masa-masa SMA gue ga begitu terpengaruh sama kegiatan non-akademis. Karena gue fokus untuk masuk universitas negeri dari kelas 1 SMA. Ambisius anaknya hahaha… jadi 3 tahun SMA hidup gue. Sekolah ama les doang. Hasilnya… UI dong 😊

Nah… pas kuliah niiih menjadi titik puncak kecintaan gue sama budaya Korea Selatan dan orangnya *eh…* gue akan ceritain ini di blog selanjutnya.

Ya… SMP adalah trigger gue untuk ngelirik negara ini. Sampai hari ini di 2019. Playlist iPod gue 90% adalah musisi Korea. Hahahaha. Dan gue ga pernah janji akan balik berkali kali lagi ke suatu negara yang gue kunjungi, kecuali… Korea 😊

Sampai ketemu di part.2